MEDAN — Pelantikan pengurus DPD HKTI Sumatera Utara periode 2026–2031 menjadi momentum baru untuk memperkuat perjuangan dan pengabdian kepada petani sekaligus mendorong ketahanan pangan Sumatera Utara sebagai bagian dari kekuatan pangan nasional.
Dewan Pimpinan Pusat PROGIB (Pro Garda Indonesia Bersatu) menyampaikan selamat dan sukses kepada Ketua DPD HKTI Sumatera Utara terpilih Gus Irawan Pasaribu beserta seluruh jajaran pengurus DPD dan DPC HKTI se-Sumatera Utara yang telah menerima amanah. Turut hadir pengurus DPP PROGIB pada pelantikan tersebut Ketum Dimpos Simamora, S.E., S.H., Sekum Ir Sukiman Lingga, M.M., PEMRED Guntur Risboa, beserta jajaran DPD PROGIB Sumatera Utara.
Ketua Umum DPP PROGIB Dimpos Simamora, S.E., S.H. mengajak seluruh pengurus HKTI Sumatera Utara menjadikan periode 2026–2031 sebagai momentum untuk menghadirkan kerja nyata.
“Selamat kepada seluruh pengurus HKTI Sumatera Utara yang telah dilantik. Jabatan adalah amanah. Karena itu, amanah tersebut harus diwujudkan dengan kerja nyata, turun ke lapangan, mendengar suara petani dan memperjuangkan kesejahteraan mereka.”
Menurut PROGIB, kekuatan Indonesia menuju Indonesia Maju 2045 tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan industri, tetapi juga oleh kemampuan bangsa dalam memastikan pangan yang cukup, terjangkau, berkualitas dan diproduksi oleh petani yang sejahtera.
Ketahanan Pangan Harus Menjadi Gerakan Bersama
Guntur Risboa PEMRED PROGIB NUSANTARA mendorong HKTI Sumatera Utara untuk menjadi salah satu kekuatan utama dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Potensi pertanian Sumatera Utara yang besar harus terus dikembangkan melalui teknologi pertanian, peningkatan produktivitas, ketersediaan pupuk dan benih, akses permodalan, kepastian pasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta hilirisasi hasil pertanian.
Pengurus HKTI diharapkan tidak hanya menjadi pengurus secara administratif, tetapi benar-benar menjadi penggerak, pendamping dan pembela kepentingan petani.
“Petani harus menjadi prioritas. Kalau kita ingin Indonesia maju, maka petaninya harus maju. Kalau kita ingin Indonesia kuat, maka pangan kita harus kuat. Dan kalau kita ingin Indonesia mandiri, maka ketahanan pangan harus kita bangun bersama,” tegas Risboa.
HKTI dan PROGIB: Bersama Membangun Indonesia dari Sektor Pangan
PROGIB juga mengajak HKTI Sumatera Utara membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, kelompok tani dan seluruh elemen masyarakat.
Semangat kolaborasi tersebut penting agar berbagai persoalan pertanian tidak hanya dibicarakan di ruang organisasi, tetapi dapat menghasilkan solusi yang benar-benar dirasakan oleh petani di desa-desa dan sentra-sentra pertanian Sumatera Utara.
PEMRED PROGIB Guntur Risboa menambahkan bahwa pertanian harus ditempatkan sebagai bagian penting dari pembangunan jangka panjang menuju 2045.
“Mari kita jadikan HKTI sebagai rumah besar perjuangan petani. Jangan berhenti pada pelantikan. Setelah hari ini, mari kita bekerja. Perkuat petani, tingkatkan produksi, bangun hilirisasi dan pastikan petani mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dari Sumatera Utara kita ikut memperkuat Indonesia menuju 2045.”
Pesan DPP PROGIB untuk Pengurus HKTI Sumut 2026–2031
Selamat mengemban amanah kepada seluruh pengurus DPD HKTI Sumatera Utara periode 2026–2031.
Jadikan jabatan sebagai pengabdian.
Jadikan organisasi sebagai wadah perjuangan.
Jadikan petani sebagai prioritas utama.
Jadikan ketahanan pangan sebagai gerakan bersama.
Mari kita bangun Sumatera Utara yang pertaniannya kuat, petaninya makmur, pangannya mandiri dan ekonominya semakin maju.
Dari petani Sumatera Utara, untuk ketahanan pangan Indonesia.