PALU, SULAWESI TENGAH — Semangat membangun persatuan dan memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aparat negara terus menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional.
Semangat tersebut tercermin dalam audiensi dan silaturahmi Dewan Pimpinan Wilayah Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB) Sulawesi Tengah bersama Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tengah Kamis 24 September 2026 di MAPOLDA SULAWESI TENGAH .
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diterima langsung oleh Dirbinmas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Dr. Sirajuddin Ramly, S.H., M.H. bersama jajaran. Dari pihak PROGIB Sulteng hadir Ketua DPW PROGIB Sulteng Enos Buntu Karaeng beserta jajaran pengurus.
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun ruang kolaborasi antara PROGIB Sulteng dengan kepolisian dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta dukungan terhadap pelaksanaan program pemerintah.
PROGIB: BERSATU MENGAWAL PROGRAM KERAKYATAN
Ketua DPW PROGIB Sulteng Enos Buntu Karaeng menyampaikan bahwa PROGIB Sulteng siap mengambil bagian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan Polri.
“PROGIB Sulteng siap bersinergi dengan Polda Sulteng. Kami ingin bersama-sama mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.”
Menurutnya, sejumlah isu dan program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat menjadi ruang yang dapat dikawal bersama melalui pendekatan edukasi, komunikasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Di antaranya ketahanan pangan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta upaya menjaga masyarakat dari berbagai aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Program-program seperti ketahanan pangan, MBG dan Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah yang juga mendapat perhatian dalam pengawasan dan pendampingan lintas sektor.
POLRI: SINERGI DENGAN MASYARAKAT DIPERLUKAN
Sementara itu, Dirbinmas Polda Sulteng Kombes Pol. Dr. Sirajuddin Ramly, S.H., M.H. menyambut baik komunikasi yang dibangun PROGIB Sulteng.
Sinergi antara Polri dengan organisasi kemasyarakatan merupakan salah satu bagian dari upaya membangun komunikasi dengan masyarakat dan menjaga Kamtibmas. Polda Sulteng sebelumnya juga telah melakukan audiensi dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan dalam rangka memperkuat komunikasi serta kolaborasi menjaga situasi yang aman dan kondusif.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif.”
Semangat kolaborasi tersebut juga sejalan dengan upaya Ditbinmas Polda Sulteng dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai program sosial. Bahkan, Polda Sulteng saat ini memberikan pembekalan kepada Bhabinkamtibmas agar mampu mendampingi masyarakat, termasuk dalam penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
DARI SILATURAHMI MENUJU KERJA NYATA
Audiensi PROGIB Sulteng bersama Ditbinmas Polda Sulteng tidak berhenti pada pertemuan kelembagaan. Kedua pihak membangun komunikasi untuk membuka ruang kegiatan bersama yang bersifat pembinaan, penyuluhan, edukasi serta kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan SK DPW PROGIB Sulteng dan Program Kerja Tahun 2027 kepada pihak terkait, yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.
Bagi PROGIB Sulteng, momentum tersebut menjadi bagian dari langkah membangun organisasi yang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pernyataan, tetapi juga melalui kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya.
BERSATU MENUJU INDONESIA MAJU 2045
Pemimpin Redaksi Media PROGIB Nusantara, Guntur Risboa, menilai bahwa pembangunan Indonesia membutuhkan semangat persatuan dan kolaborasi dari seluruh elemen bangsa.
“Indonesia Maju 2045 bukan hanya cita-cita pemerintah, tetapi cita-cita seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, persatuan harus menjadi kekuatan bersama. Pemerintah bekerja, aparat menjaga keamanan, masyarakat berpartisipasi, dan organisasi kemasyarakatan mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat.”
Menurutnya, sinergi antara PROGIB dan institusi negara harus ditempatkan dalam kerangka kegiatan yang positif, sesuai ketentuan hukum, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana semangat bersatu tersebut diterjemahkan menjadi kerja nyata. Ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, pencegahan narkoba, menjaga Kamtibmas dan mendukung pembangunan daerah adalah bagian dari pekerjaan bersama,” ujar Guntur.
Ia menambahkan, Media PROGIB Nusantara akan terus menjalankan fungsi pemberitaan dengan mengedepankan informasi yang faktual, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita boleh berbeda latar belakang, tetapi kita memiliki tujuan yang sama: Indonesia yang aman, bersatu, maju dan sejahtera. Dari Sulawesi Tengah, mari kita bangun semangat bersatu untuk Indonesia Maju 2045.”
SATU SEMANGAT, SATU TUJUAN
Pertemuan PROGIB Sulteng bersama Ditbinmas Polda Sulteng menjadi salah satu contoh bahwa komunikasi antara organisasi masyarakat dan institusi kepolisian dapat menjadi ruang untuk membangun kolaborasi sosial.
Dengan komunikasi yang terbuka, koordinasi yang baik dan kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat, semangat persatuan dapat terus diperkuat.
Bersatu untuk masyarakat.
Bersinergi untuk pembangunan.
Bergerak bersama menuju Indonesia Maju 2045.
Sumber: Enos Buntu Karaeng